Assalamu’alaykum
warohmatullohi wabarokatuh..
Semoga tidak bosan ya?
dengan tulisan-tulisan gue yang mampir “mendayoh” di wallnya loe-loe semua,
hehehhe ^_^
Di sela-sela ujian akhir
semester(UAS), masih aja sempet nulis, eman-eman sob, hari ini hari terakhir
paketan modem gue,hehehehe, saatnya meluncurkan serangan udara,hahahaha... ^_^
gue bukan mau promosi
kok, (di kira gue selesmen? ^_^), gue juga gak bakalan neror loe-loe pade (emang gue
teroris?), gue hanya ingin berbagi sedikit mutiara, kata-kata terindah dalam
sepanjang peradaban dunia. Eeeiiiitttssss, tapi bukan kata-kata gue lho,
hehehehe, narsis banget gue kalo bisa bikin kata-kata terindah di dunia ^_^
cekidot..
gue cuman mau share
sesuatu yang amat sangat berharga dalam kehidupan kita, dan gue yakin loe-loe
pade pasti sering baca ini tiap hari, iya kan? ^_^ gak heran deh, emang
kata-kata ini bermakna banget buat hidup kita, kalo kata-kata ini aja kita gak tau, waaaahh,, hati-hati,,,
bisa-bisa hidup loo-loe pade pada tersesat dan tak tau arah jalan pulang,
bisa-bisa tenggelam dalam lautan cinta dalam(udah..udah.. nanti malah jadi
butiran debu)hiks...hiks.. ^_^
udah tau kan apa
kata-kata itu? Ahhh, jangan becanda,,,masak kagak tau sih? Yups, bener banget,
gue cuman mau share ayat-ayat Al-Qur’an kok, tapi bukan ayat-ayat cinta lho ya?
Apalagi ketika cinta bertasbih.. hehehe...kayak pilem aja ^_^
ini nih,, coba sejenak
kita rendahkan hati kita, dan kita cermati ayat-ayat di bawah ini. Terutama
yang bergaris bawah ^_^
‘audzubillahiminassyaitoonirrojiim...
“Sebahagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat
mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang
(timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran. Maka
ma'afkanlah dan biarkanlah mereka, sampai Allah mendatangkan perintah-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa
atas segala sesuatu” (Al-Baqoroh :109)
Next..
^_^
“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut
terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah
mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma'afkanlah mereka,
mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan
itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah
kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal
kepada-Nya”
(Ali Imran : 159)
Lanjuuutt...
^_^
“(Tetapi) karena mereka melanggar janjinya, Kami kutuki mereka, dan
Kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka merobah perkataan (Allah)
dari tempat-tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang
mereka telah diperingatkan dengannya, dan kamu (Muhammad) senantiasa akan
melihat kekhianatan dari mereka kecuali sedikit diantara mereka (yang tidak
berkhianat), maka maafkanlah mereka dan biarkan
mereka, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (Al-Maidah : 13)
Satu
lagi... ^_^
“Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di
antara keduanya, melainkan dengan benar. Dan sesungguhnya saat (kiamat) itu
pasti akan datang, maka maafkanlah (mereka)
dengan cara yang baik.” (Al-Hijr : 85)
Nah,,
gimana nih kondisi hatinya sekarang? Smoga dengan membaca sedikit ayat-ayat
diatas bisa lebih menenangkan hati gue dan hati loe-loe pade gitu ya... ^_^
BTW,, ada gak sih. Di
antara loe-loe pade yang berpikir, nih ayat, kenapa ada yang di garis bawahin?
ada yang aneh dengan ayat-ayat ini?heeemmm, kalo ada yang berpikir kayak gitu,
gue acungin jempol deh, tapi buat loe yang gak berpikir kayak gitu, ada tanda
tanya besar yang mampir di otak gue. “Otak loe pentium berapah? Jangan-jangan
masih pentium 2 yak?”hehehehe, (becanda sob,, peace ^_^)
Kalok loe cermati kalimat
yang bergaris bawah pada ayat di atas,
loe pasti tau dah apa maksud dari kalimat-kalimat itu,eehhhmmm, sedikit gue kasih gambaran deh,,,
Cekidot ^_^
Kaliamat-kalimat yang
bergaris bawah itu merupakan salah satu, kaidah dasar dalam muaamalah(berhubungan dengan orang
lain) kita sehari-hari. Yups, kita seringkali menuntut seseorang untuk meminta
maaf dan mengakui segala perbuatan
dosanya kepada kita, gue juga sering dengar kata-kata temen gue yang kayak gini
nih “aku gak akan maafin dia sampai dia
minta maaf kepadaku” atau ada juga temen gue yang berkata kayak gini “saya
cuman butuh dia minta maaf!! Selesai!!!”.
Satu hal yang selalu gue
kritisi ketika temen-temen gue ngomong kayak gitu, gue coba berpikir “emang apa
untungnya dia minta maaf sama loe?” kalo loe berbesar hati maafin dia dan
meluruskan dia atau menegur dia, ataupun mengingatkan kesalahannya (tentunya harus
dengan cara yang ahsan (baik) ) dan kemudian saling menjaga dalam keistiqomahan
di jalanNya lalu benih-benih kasih sayang itu pasti akan tumbuh dan bersemi
lalu mekar menghasilkan bunga ukhuwah yang indah dan menebarkan bau harumnya.
Itu masih kasus sederhana
sob, ada lagi nih, kasus yang kalo tidak dimulai dengan memafkan bakalan tambah
runyam, lah gimana gak tambah runyam wong kedua belah pihak ngaku sama-sama
bener? Kalo kayak gini, gak bakalan selesai kalo gak ada yang memulai untuk
memaafkan, bukannya minta maaf,,karena yang namanya MINTA pasti gengsi, iya kan sob? Gue aja sekrang
udah gengsi minta uang sama nyokab, padahal beliau nyokab gue lho, cwek yang
mengndung gue berbulan-bulan dan melahirkan gue dengan taruhan nyawa. Masak gue
minta-minta,,,gengsi berooo...mending gue yang ngasih aja... ^_^
Pada intinya, gue mau
ngajak loe-loe pade bwt maafin temen-temen loe, maafin saudare-saudare loe, toh
loe pasti juga butuh orang lain kan? Gak mungkin kalo loe mati, loe ngubur diri
loe sendiri. Hehehehe ^_^
Satu ayat terakhir yang
Allah cantumkan dalam “tekstualnya” malah
mengandung kata-kata yang melarang
meminta maaf, ini nih ayat terakhir :
“Tidak usah kamu minta maaf, karena
kamu kafir sesudah beriman. Jika Kami memaafkan segolongan kamu (lantaran
mereka taubat), niscaya Kami akan mengazab golongan (yang lain) disebabkan
mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa.” (At-Taubah : 66)
Tapi
memang itu hanya tekstual aja sob dan di
tujukan kepada orang-orang kafir, bukan kepada kita. silahkan kalok loe mau minta maaf kepada temen atau
saudara loe, itu lebih baik, karena mungkin loe yang salah, tapi semisal loe
benar dan temen loe salah, mari sama-sama kita belajar untuk memaafkan saudara
kita, jangan tunggu mereka meminta maaf kepada kita, insyaAllah yang memaafkan
itu lebih mulia disisiNya dan insyaAllah yang lebih mulia akan lebih dekat
kepada rabbnya di yaumul qiyamah kelak ^_^
Allahua’lam
bish showab,,
Sekian
deh, sedikit, yang bisa gue bagikan kepada loe-loe pade, hehehe, maapin ye kalo
cuman “ngebek-ngebeki” doang,,hiks,,,hiks.. ^_^
Salam
ukhuwah.. ^_^
Written By
: muchammad bayhaki
About the Author
0 comments: